Sosis



Frozen food atau makanan beku adalah salah satu produk makanan yang cukup dikenal di Indonesia. Umumnya, frozen food terdiri dari bahan makanan berbentuk seafood, daging, atau ikan yang diolah ke dalam berbagai macam bentuk. Sebelum dimasak, untuk membuat makanan tersebut tahan lama maka dilakukanlah langkah pembekuan. Langkah itulah yang kita kenal saat ini dengan sebutan frozen food.

Jenis frozen food ini sangat banyak, dan salah satu yang banyak dikenal dan digemari oleh masyarakat adalah sosis, makanan yang bentuknya lonjong seperti kepala tokoh Frozone dalam animasi The Incredibles, dan terbuat dari berbagai macam bahan tetapi kebanyakan daging sapi atau ayam.

Di pasaran sendiri sebenarnya nggak sulit menemukan produk makanan yang satu ini, sosis bisa ditemukan di toko-toko yang memang menjual frozen food, pasar, atau minimarket. Ada yang sudah dalam bentuk yang siap konsumsi, dan ada juga yang harus dimasak terlebih dahulu. Kisaran harganya juga sangat murah, mulai dari yang seharga seribuan hingga belasan ribu. Tidak hanya dikenal enak, sosis juga kaya akan kandungan gizi yang tinggi.

Namun, hati-hati, karena ternyata nggak semua jenis sosis aman untuk dikonsumsi. 

Konsumen juga harus lebih selektif dalam memilih jenis sosis yang sehat dan berkualitas. Berikut 5 tips dalam memilihnya…

1. Pilih kemasan yang kondisinya masih utuh


Kemasan adalah bagian utama yang melindungi makanan tersebut dari sentuhan udara luar, tentunya bukan hanya dari udara saja, melainkan kontaminasi berbagai jenis jamur dan juga bakteri, jadi akan lebih aman jika memilih produk dengan kondisi kemasan yang masih utuh.

2. Pilih produk yang belum mendekati tanggal kedaluwarsa


Karena akan memilih produk yang berkualitas, maka tanggal kedaluwarsa harus diperhatikan karena hal ini sangat memengaruhi kelayakan suatu produk untuk dikonsumsi. Banyak supermarket besar yang sering kali menawarkan frozen food dengan harga murah atau diskon besar-besaran, namun pembeli harus selektif dan mengecek tanggal kedaluwarsa karena biasanya hal tersebut dilakukan jika suatu produk sudah mendekati tanggal kedaluwarsa. Selain itu, dari segi kandungan gizi juga produk tersebut akan mengalami banyak perubahan.

3. Pilih yang bebas pewarna


Banyak konsumen yang biasanya lebih tertarik dengan produk yang warnanya mencolok. Namun meskipun menggiurkan, tidak ada jaminan atas kandungan gizinya karena bisa jadi makanan tersebut sudah dicampur dengan pewarna berbahaya. Maka akan lebih aman jika memilih produk yang warnanya biasa-biasa saja, atau sebisa mungkin yang alami karena kemungkinannya menggunakan pewarna buatan juga lebih kecil.

4. Cermati kondisi makanan


Karena kondisi makanan tersebut berada dalam kemasan, terkadang terdapat selaput atau lendir di sepanjang bahan makanan atau muncul cairan tertentu dari dalam kemasan. Hal ini mengindikasikan bahwa sebenarnya bahan makanan tersebut sudah tidak layak untuk dikonsumsi lagi karena sudah terkontaminasi oleh jamur dan berbagai bakteri yang berbahaya untuk kesehatan. Untuk itu, telitilah sebelum membeli dengan mencermati kondisinya.

5. Simpan di tempat dan dengan cara yang tepat


Proses penyimpanan adalah salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan karena untuk ukuran frozen food yang terbuat dari daging asli, umumnya jika dibiarkan dalam ruang terbuka selama lebih dari 24 jam maka baunya akan berubah dan menjadi lebih asam. Jadi, pastikan untuk selalu menaruhnya di dalam kulkas atau lemari es. Kecuali kalau sudah digoreng, bisa tahan lebih dari 24 jam di udara terbuka…

…kalau tidak dihabisin sama orang.

Semoga 5 tips memilih jenis sosis yang sehat dan berkualitas di atas bisa membantu kamu untuk mendapatkan sosis yang sehat untuk dikonsumsi. Oh iya, selain digoreng biasa, ada banyak cara lain untuk mengolahnya, salah satunya dengan dikreasikan menggunakan berbagai macam bahan makanan yang lain.


Udah dulu, ya, gue mau goreng sosis dulu. Bye.

No comments:

Post a Comment