Cancer


Berdasarkan pengalaman pribadi gue, cewek Cancer itu nggak akan nuntut apa-apa lagi, kalau semua keinginannya sudah terpenuhi.

Ya iyalah.

Tapi bener, cewek Cancer yang pernah gue kenal memang nggak banyak nuntut. Dia sama sekali nggak pernah bilang ingin ini ingin itu banyak sekali. Mungkin karena dia berpikir kalau semua-semua-semua dapat dikabulkan, dapat dikabulkan dengan kantong ajaib.

Duh, sori gue kebawa suasana.

Cewek Cancer juga setia.

…setia sampai akhirnya dia menemuka orang yang menurutnya lebih baik daripada yang sekarang.

Atau dalam bahasa sederhana, gue pernah diselingkuhin cewek Cancer.

Gue pertama kali merasakan jatuh cinta sama Cancer, dan kakak kelas, beberapa tahun lalu. Jatuh cinta sama kakak kelas itu buat gue susah-susah gampang. Gampangnya karena siswa baru yang ganteng kayak gue gampang dikenali, termasuk oleh kakak kelas. Susahnya, karena gue adik kelas, jadi gue harus siap diceng-cengin sama kakak kelas lainnya tanpa bisa melawan.

To be honest, kakak kelas gue-lah yang pertama kali menunjukkan ketertarikannya ke gue dan gue membalas ketertarikan itu dengan positif. Nggak butuh waktu lama untuk PDKT dan kami pun jadian. Dulu gue menganggap kalau dia adalah cinta sejati gue, kami tidak akan bisa dipisahkan lagi, kayak perangko yang direkatkan pake lem Epoxy campur semen putih. Sekarang gue mikir, ternyata korban cinta monyet bisa sebego itu.

Hari-hari setelah kami pacaran berlangsung dengan baik-baik saja. Nggak ada orang ketiga, keempat, apalagi kelima yang berani mengganggu hubungan kami. Gue orangnya setia, dan cewek gue kelihatannya nggak pernah ketemu cowok yang lebih ganteng dari gue di sekolah. Jadi selama itu, hubungan kami aman.

Tapi semua berubah ketika Doraemon kehilangan Kantong Ajaibnya.

Karena gue pacaran sama kakak kelas, maka gue nggak bisa ngapa-ngapain ketika dia udah lulus dan mulai masuk SMA. Gue cuma bisa pegang janji dia yang bilang nggak akan mengkhianati hubungan kami. Gue pun percaya dan memberi kepercayaan yang sama dengan bilang nggak akan pacaran sama adik kelas.

Gue orangnya emang gampang percaya, sama kucing yang teriak “TOKEK!” aja gue percaya.

Waktu itu gue belum punya handphone sendiri, jadi kalau mau SMS-an harus nyisipin uang jajan dulu selama beberapa hari buat beli pulsa terus bujuk bapak biar dipinjemin handphone-nya. Dulu komunikasi kami kebanyakan lewat surat, tapi ketika kami sudah nggak satu sekolah lagi, mengirim surat jadi lebih susah karena jarak yang jauh dan perantara yang susah ditemukan.

Lalu, hanya beberapa bulan setelah kami pacaran beda sekolah, gue mendengar kabar kalau ternyata cewek gue sudah punya cowok baru di sekolah barunya. Sekalipun itu hanyalah cinta monyet yang entah monyetnya ada di mana waktu itu, hati gue hancur sehancur-hancurnya. Kami udah pacaran selama kurang lebih setahun dan kabar itu betul-betul bikin gue terpukul setelah cewek gue sendiri mengonfirmasi kebenaran berita itu lewat kiriman surat yang ditulis di atas kertas binder berwarna pink dan bergambar Hello Kitty.
Gue diputusin sepihak via surat. Untung Hello Kitty-nya nggemesin.

Akhirnya, biar kayak cowok-cowok di sinetron kalau habis putus, gue pun mulai nakal.
Tapi karena gue adalah anak baik-baik sejak dalam kandungan, gue pun nggak minum-minuman keras dan beralkohol seperti yang sering gue liat di TV, gue cuma minum Coca-Cola, Fanta dan Sprite, atau Ale-Ale kalau kondisi keuangan sedang nggak bagus. Syukur-syukur kalau pas stiker hologramnya digosok dapat hadiah panci, atau uang tunai 20 ribu.

Nggak butuh waktu lama, gue pun sembuh dari kesedihan pascadiselingkuhi. Tapi, gue belum menemukan lagi cewek yang pas seperti cewek Cancer yang terakhir gue kenal. Oiya, cewek Cancer selain imannya lemah kalau liat yang lebih ganteng, juga nggak berani ngomong langsung kalau mau putus. Cemen!

Sejak saat itu, gue pun memutuskan untuk berhenti pacaran sama cewek Cancer walaupun kata Dwi Andika di Planet Remaja pasangan terbaik untuk Capricorn adalah Cancer. Mungkin benar pasangan terbaik gue adalah Cancer, tapi bukan Cancer yang ini.  Cancer yang ini sama persis dengan lambang zodiaknya, kepiting, matanya ke depan tapi jalannya ke samping.


Perjalanan gue di SMP pun akhirnya selesai dan gue memulai hari baru di SMA dengan status jomlo dan muka ganteng. Perjalanan asmara gue yang sesungguhnya pun baru akan dimulai di sini karena gue baru mulai kenal dengan lebih banyak cewek dengan berbagai macam zodiak pas SMA.

No comments:

Post a Comment